Anggawira Siap Perjuangkan Suara Umat di Cirebon dan Indramayu

Mar 08, 2019 Admin News 0 comments

Jakarta – Dalam rangka memperat silaturahmi dengan para tokoh agama, politisi Partai Gerindra yang juga calon anggota legislatif untuk DPR dari daerah pemilihan Jawa Barat VIII, Anggawira, bertemu dengan Rizieq Syihab (HRS) di Madinah, Arab Saudi. Pertemuan itu membicarakan tentang negara Indonesia untuk menyuarakan isi hati rakyat, terutama warga Cirebon agar bisa menyuarakan isi hati dan prestasi yang diperoleh Cirebon.

“Saya sangat berterima kasih atas kesediaan Rizieq yang sudah menjamu kami. Beliau sangat baik dan ramah kepada saya dan saling terbuka dalam pemikiran untuk menjadikan masyarakat Indonesia, khususnya warga Cirebon, semakin berkembang dan dapat menyuarakan hati mereka,” kata Anggawira dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (18/1).

Silahturahmi tersebut dimaksudkan untuk saling bertukar pikiran dan sekaligus untuk meminta dukungan serta doa restu dari Rizieq. “Kami telah membicarakan mengenai pencalonan sebagai anggota DPR untuk 2019, sekaligus meminta dukungan serta doa restu dari beliau,” papar Anggawira.

Kedatangan Anggawira mendapat respons positif dari Rizieq yang menyatakan bahwa dirinya siap mendukung pencalonan Anggawira sebagai anggota DPR mendatang. “Alhamdulillah, beliau memberikan respons positif dengan bersedia membantu dan mendukung. Saya diminta bukan hanya fokus memenangkan Prabowo-Sandi, tetapi mengajak rakyat untuk memilih caleg koalisi keummatan,” ujar Juru Bicara Cawapres Sandiaga Uno itu.

Dalam kesempatan yang sama, Rizieq berpesan dan memberi wejangan untuk pengusaha muda itu agar menjadi anggota legislatif yang menjunjung tinggi amanah baik itu dari tokoh agama maupun warga Cirebon. “Bukan hanya Prabowo-Sandi yang wajib dimenangkan, tetapi juga caleg dari koalisi keumatan. Saudara Anggawira harus memperjuangkan bahwa ayat suci itu levelnya lebih tinggi dari pada ayat konstitusi. Jangan sampai UU dan peraturan bertentangan dengan kitab suci,” pesan Rizieq.

Dikatakan pula, selain politik, ekonomi umat juga harus diperjuangkan. Ia berharap 2019 bisa dijadikan sebagai tahun perubahan. Perubahan itu, menurutnya, harus diperjuangkan bersama. “Di awal 2019 ini saya ingin mengingatkan kepada semua pihak, sudah waktunya perubahan terjadi. Apalagi, jika perubahan tersebut bisa membawa Indonesia ke arah yang lebih baik, yaitu Indonesia adil dan makmur, seperti yang diserukan pasangan Prabowo-Sandi,” katanya.

Related Posts

Leave a Comment!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.